Huft, nggak kerasa hampir 1 tahun aku nggak ketemu sobatku rasanya kangen banget, walaupun kita tetap terkoneksi dengan socmed tapi tetep aja nggak afdol kalau nggak ketemu langsung. Klo gini jadi keinget sama masa-masa waktu kita bareng. Cerita ini diawali ketika aku atau yg akrab dipangil kono bersama geng ku Mayang alias mae, ini adalah orang yang sangat amat deket denganku kita berdua tau semua seluk beluk masing masing dari ujung a sampai z sampe sampe semua kesukaan kita bisa sama dari makanan sampe minat. eits nggak cuma mae doang bffku masih ada devi yang dimangil dengan sebutan dedep, dia adalah sosok paling cerewet diantara kita. Nggak berhenti sampe devi doang bff ku masih ada gita atau yang biasa kita panggil giteng ini adalah rajanya bahasa asing, dia paling jago diantara kita, bukan cuma itu dia juga punya suara yang merdu abis, enggak salah klo dia dapet juara 3 nyanyi sampe tingkat nasional *prok prok prok*. Ada juga Widi si moody kenapa moody karena dia sifatnya nggak bisa ditebak bisa tiba tiba ngambek tiba-tiba girang tiba-tiba melankolis yah sesuai moodnya gitu deh, jadi kita udah kebal klo dia tiba-tiba marah-marah nggak jelas. Satu lagi bffku sekaligus temen sebangkuku dia ini kutu buku abis, kerjaanya hanya berkutat dengan buku atau angka dia paling serius klo udah urusan pelajaran dan tugas, bangganya punya temen kaya dia. Kita ber 6 sangat kompak dalam hal apapun, yah kebersamaan ini terjadian gitu aja tanpa ada sebab tertentu. Ada hari-hari bakal kita inget *jeng jeng * yap namamya graduation. Hari pertama, pagi- pagi buta kita udah siap-siap buat acara graduation di sekolah tepat pukul 8 pagi acara tersebut dimulai, eem nggak sabar sih sebenernya nunggu mulai, di acara itu ada pensi yg diadain osis ada video amatiran kita selama sekolah di sana, ada sing a song dari murid,artis sekolah sampe guru,ada baca puisi,drama,ada pelepasan siswa juga guru & karyawan yang udah pensiun pokoknya banyak banget deh dan saat-saat penghujung acara yang paling keinget. Dipenghujung acara tiba-tiba suasana aula hening yang hanya dimeriahkan dengan suara pengeras suara kini jadi pecah dengan banjir air mata disitu kita saling berpelukan sambil mengenang masa-masa bersama dari yang manis sampe asem dengan iringan lagu ello pergi untuk kembali mendadak semua jadi galau total. Setelah menenangkan diri sejenak semua murid dipersilahkan untuk menuju kelas masing-masing. Saat menuju kelas aku melewati lap. Basket ditengah perjalanan aku disambut dengan pelukan hangat gita sambil menangis dia mulai mengenang saat-saat kita bersama disitu air mataku tak bisa kutahan lagi. Sambil berpelukan kita terus mengenang saat-saat kita sekelas,les bareng,sedih bareng,galau bareng semuanya deh. Setelah itu kita mulai melangkah menuju kelas.
“Hah” jeritku dalam hati ternyata dikelas semua anak menangis dari wanita waria sampe pria berparas sangar pun juga menitikan air mata.
Dikelas kita saling bersalaman dan berpelukan meminta maaf satu sama lain sambil terus berharap kapan waktu bisa diulang saat kita bersama. Sekarang sesi foto meski dengan mata yang masih berkaca-kaca kita melakukan sesi foto walaupun masih sedih kita harus bersemangat karena foto ini akan menjadi bingkisan kenangan di masa depan. Setelah sesi foto kami pulang kerumah masing-masing. 3 hari kemudian kita mengadakan prom night di salah satu resto semua kelas 9 dari 91 sampe 99 dan para guru ikut memeriahkan acara itu. Dengan mengusung tema red carpet berkostum formal kita berkumpul di sana pukul 7 malam. di depan pintu masuk sudah terlentang karpet merah dengan banyak property untuk sesi foto, kita diwajibkan untuk berfoto, foto tersebut untuk pemilihan best kostum yang akan diumumkan pada puncak acara. Setelah masuk ternyata aku terlambat segera aku mencari kawananku, disana acara telah tersusun rapi ada live music,award,film documenter,dan banyak lagi. Setelah selesai makan acara pun berlanjut dengan pembacaan award diawali dengan award orang terkonyol,orang terpopuler,kostum terbaik,orang teramah,yang paling sering terlambat,yang paling sering membolos,yang paling sering galau,yang paling sering senyum,kelas idaman,kelas tergokil,kelas terkompak,kelas terpopuler,guru paling disukai, dan masih banyak lagi. Setelah acara selesai kira-kira pukul 11 malam kami bergegas pulang. Setelah rentetan acara tersebut Kita ber-6 berpisah Rista dan Widhi di SMANSAKU, Devi di SAKURA, Mayang di RESMAN, Giteng di SANJOS dan Aku di SMAM. Kata orang siap bertemu juga harus siap untuk berpisah tapi faktanya aku selalu siap untuk bertemu kalian tapi nggak akan pernah siap untuk berpisah. Coba aja aku punya mesin waktu pasti aku akan mengulang kemasa itu aku akan jadikan kita tetap bersama minimal bisa satu sekolah. Tapi, mungkin Allah memang berkehendak lain semoga kita berhasil di sekolah masing-masing sobat, aku selalu mendoakan mu dari sini sobat, terima kasih karna kalian udah mau jadi sahabatku saat aku tersentum ataupun saat aku terjatuh. J
SW
0 komentar:
Posting Komentar